MENELAN CINTA
Aku sedang jatuh cinta, mengalami cinta…
Setiap jengkal dan langkah kekasih kuikuti sampai langkah paling lamban sekalipun
Dia lari cepat, kuikuti tanpa ketus kesal, meski lelah berkeringat.
Dia sembunyi, aku mencari…
Dia menghampiri, aku jauhi…bahkan aku yang sembunyi
Dia membuang cintanya tepat dihadapanku,
Kemudian aku ambil dan kutelan bulat-bulat
Tak pelak lagi, setelah kutelan…
Cinta itu merasuk dan melebur menyatu di tubuhku, bahkan darahku
Dan sulit bagiku untuk dapat memisahkan cinta dari diriku
Apalagi orang lain…
Mereka tidak bisa memisahkan cinta yang sudah melebur di dalamku
Seandainya ada usaha untuk memisahkan cinta itu dariku,
Pertama kali, mungkin mereka harus membunuhku terlebih dahulu
Untuk hal itu, aku wajarkan dan biarkan
Tak masalah…
Namun setelah aku mati, mereka harus menyayat kulit dan dagingku
Agar berdarah keluar
Untuk yang satu ini, agak sulit nampaknya bagi mereka untuk melakukannya
Tapi jika mereka bisa,
Mereka mesti menyaring dan memisahkan saripati darah dan jiwaku
Ini lebih sulit lagi,
Jika mereka masih bisa sampai tahap ini, aku masih membiarkan
Satu tahap terakhir,
Mereka harus memisahkan cinta itu beserta partikel-partikel dari jiwaku
Hal terakhir ini tidak ada yang bisa melakukan,
Bahkan aku tidak memiliki tips khusus
Mereka berhenti di titik ini
Dia yang membuang cinta
Tidak tahu bahwa aku sudah menjadi kepingan-kepingan kecil
Agar dipisahkan dari cinta itu
Tapi cinta itu tetap tidak bisa dipisahkan
Aku mati karena cinta…
Aku tidak bisa dipisah tanpa cinta…
Aku mati menelan cinta…
Aku bahagia !!!